Hermann Josef

Month

June 2013

1 post

Midnight inside the volcano → cntraveller.com

Those not put off by the experiences of Eyjafjallajökull and Grimsvotn volcanoes can descend instead into the (reassuringly) dormant Thrihnukagigur volcano crater from May to September, and this month’s 24-hour days bring with them the chance to do the tour in the light of Iceland’s midsummer midnight sun.

Jun 7, 2013
#iceland #volcano

May 2013

1 post

Open Season High Highs

 

May 12, 201316 notes

March 2013

2 posts

Mar 11, 2013375 notes
“Dalam menghadapi suatu masalah, kita sebagai manusia harus berani dan belajar berani memandang diri sendiri sebagai orang ketiga. Di sini dijelaskan sebagai orang pertama, kita berpikir, merancang, memberikan komando. Sebagai orang kedua, kita sebagai penimbang, pembangkang, penolak dan sebaliknya bisa juga sebagai pembenar dan penyambut. Sedangkan orang ketiga adalah kita sebagai orang lain, sebagai soal.” —Pramodeya Ananta Toer
Mar 3, 20131 note
#roman #buru #Tetralogi #sastra #bumi #manusia

February 2013

5 posts

“Setiap orang pernah dinilai buruk atau baik oleh orang ketiga. Juga sebaliknya pernah ikut menilai. Aku pernah. Kau Pernah.” —Pramoedya Ananta Toer
Feb 27, 20131 note
#roman #buru #adil #sastra #tetralogi #bumi #manusia
Papandayan Nature Reserve from Space: An Inconvenient Truth

image

The image above taken from EO-1 Advanced Land Imagery Satellite (May 6th, 2012), shows the remnant of montane forest in Java (deep green colored patch), under serious threat of anthropogenic impacts such as land cover change and illegal logging. 

According to Van Steenis (Dutch Botanist, 1972), Mt. Papandayan was floristically rich, and it will be an irony of recorded history if all the forest  destroyed without any effort to explore and understand the living treasure inside of it.

Feb 24, 2013
#garut #java #indonesia #volcano #nature #forest #ecology #deforestation
Play
Feb 24, 20131 note
#m83 #trilogy #colaboration
Feb 7, 20137 notes
#life #chronicle #tulamben
Kolese Kanisius, Tempat Burung-burung Berprestasi

Penulis: A.W. Subarkah, Tabloid BOLA edisi no. 2, Jumat 9 Maret 1984

Reputasinya di Jakarta tak disangsikan lagi. SMTA Kolese Kanisius memang serba menonjol di segala bidang kegiatan siswa. Tidak hanya dalam mutu pelajarannya, tapi juga kegiatan olahraganya. Di bidang terakhir ini tak sedikit siswanya yang kemudian mencapai tingkat nasional.

Sandy Halim, misalnya, pemain voli nasional yang kini memperkuat klub Veni-Vidi-Vici, adalah alumnus Kanisius. Kemudian Paido, mahasiswa Fakultas Ekonomi UI yang berhasil mendaki puncak Cartenz, juga dari sana. Begitu pun atlet terbang layang Rudi Harto dan Dimitri.

Sementara Daniel Arif Budiman, perenang yang meraih enam medali emas nomor perorangan di Kejurnas Cibubur akhir tahun lalu, malah masih siswa di sekolah itu. Ia kini masuk pelatnas untuk persiapan ke SEA Games mendatang di Brunei.

Sekolah asuhan Pater Drs. Drost SJ itu kini mempunyai 700 siswa yang tersebar di 20 kelas. Semuanya pria. Jadi tak heran kalau saat lonceng istirahat berbunyi ramainya tak ketulungan, seperti pasar burung saja layaknya, kata sang Pater.

image

Berlatih serius di halaman yang sepi. (Dok. Tabloid BOLA)


Tut Wuri

Juga sekolah yang dipimpin Pater Drost ini punya cara sendiri dalam mengelola kegiatan ekstra kurikular. Untuk kegiatan olahraga, misalnya, siswa dibiarkan berinisiatif sendiri, termasuk memilih pelatih, sementara guru mendukung di belakang. Semacam tut wuri handayani-nya Taman Siswa, begitulah.

Tak kurang dari enam cabang olahraga dihidupkan di sini sebagai kegiatan ekstra kurikular. Di antaranya, bolabasket, voli, tenis meja, karate, taekwondo, dan bola tangan. Cabang olahraga lebih berat pun ada, seperti terbang layang dan mendaki gunung.

Setiap anak yang mengikuti kegiatan diharuskan membayar iuran Rp 1.000 sebulan untuk tiap kegiatan yang diminati. Ini diperlukan untuk membayar pelatih dan membeli peralatan. “Sebetulnya masih kurang, tetapi kekurangannya ditomboki sekolah,” ujar Pater FX Widyatmaka SJ yang bertindak selaku moderator para siswa.

Walaupun begitu, sekolah bukannya tidak mengalami kesulitan untuk mengatur kegiatan ini. Olahraga sore, misalnya, seringkali bentrok waktunya dengan praktikum. Mana yang didulukan? Olahraga atau praktikum? Jelas basket, voli, dan sebagainya itu hanya kegiatan ekstra. Jadi tak jarang olahraga sore distop sama sekali saat menjelang ujian atau ulangan umum.

Tetapi, di luar saat yang dua itu, kegiatan sore sedapat mungkin dipaksakan harus ada. Ini tak lain untuk menghindari gelagat kurang menguntungkan kalau siswa terlalu banyak punya waktu luang. Nongkrong tanpa kerja, ngebut di jalan umum, berkelahi, barangkali merupakan pemandangan klise yang mungkin terjadi di saat demikian. “Di sinilah peranan penting kegiatan sore - mengarahkan keisengan mereka,” ujar Pater Widya.

“Juga bagus buat orangtua. Mereka senang, tak perlu lagi mengawasi anak siang hari,” tambah Pater Drost.

Tak Ada Prioritas

Namun demikian, Pater Drost tak hendak mengekang sama sekali kebebasan siswanya. Menurutnya, siswa SMTA harus punya kebebasan orang dewasa karena mereka memang sudah dewasa. Karenanya, sekolah pun tak merintangi mereka untuk mengikuti
kegiatan di luar sekolah, asal yang positif.

Dengan ketentuan demikian, memang banyak siswa yang ikut klub di luar Kanisius. Di antaranya mereka ikut klub tenis, bulutangkis, dan klub-klub cabang olahraga lainnya. “Yah, itu kami anggap sebagai kegiatan di rumah. Sejauh dilakukan di luar jam sekolah dan tidak mengatasnamakan sekolah, kami kira tak menjadi masalah,” ujar Pater Widya.

Tapi ada satu hal penting yang perlu diperhatikan, sekolah tak akan memberikan prioritas apa pun bagi siswa yang menjadi juara dalam salah satu cabang olahraga. Tak akan mengangkat nilai mata pelajarannya di sekolah selain, mungkin, mata pelajaran olahraga. Inilah pendirian yang selama Ini dipegang teguh oleh sekolah-sekolah di semua kolese, baik De Loyola di Semarang, De Britto di Yogyakarta maupun Kanisius sendiri.

“Ketentuan ini diberlakukan untuk mendidik si siswa itu sendiri. Mereka harus belajar membagi waktunya antara pelajaran dan kegiatan ekstra. Dengan begitu akan tumbuh sikap menghargai waktu dan mampu memilih mana yang penting dalam hidupnya,” tambah Pater Widya.

Pelatih

Namun di balik keberhasilan sekolah ini membina kegiatan olahraga bagi siswanya, tentu pelatih juga ikut banyak menanamkan sahamnya. Seperti dikatakan sendiri oleh Pak Rudjito, pelatih yang sudah mengabdikan dirinya lebih dari dua puluh tahun di SMTA Kanisius. Peranan pelatih memang sangat menentukan.

“Anak-anak bisa saja main tanpa pelatih, tetapi mereka tak akan mencapai kemajuan. Untuk mengejar prestasi, diperlukan pelatih yang ahli di bidangnya,” kata Pak Rudjito.

Karenanya, Rudjito tak tanggung-tanggung menunjuk dua pelatih ahli untuk bolabasket. Kedua-duanya - Togar dan Saud - diambil dari klub Liga Bolabasket Utama (Gabatama) Indonesia Muda. Masing-masing dipekerjakan untuk melatih para siswa SMTP dan SMTA sekaligus.

Begitu juga untuk cabang olahraga beladiri. Johan Yamin, bekas siswa Kanisius angkatan tahun 1981 dari perkumpulan karate Goju Kai, masih diminta terus melatih di sana. Yamin memang seorang karateka yang tekun. Walaupun para siswa yang berlatih hanya sedikit, namun mahasiswa tingkat dua Akademi Teknik Komputer ini tak pernah absen dari acara latihan.

Selain memberikan latihan karate, ia juga mengajarkan cara penggunaan komputer kepada para siswa maupun guru yang berminat.

Tetapi untuk beberapa cabang olahraga, SMTA Kanisius ternyata masih kekurangan pelatih. Voli yang banyak digemari siswa masih dipegang sendiri oleh Pak Rudjito. Sedang tenis meja langsung ditangani oleh wakil moderator, PJ Sandyawan Sumardi SJ.

Cabang olahraga khas yang diikuti semua siswa Kanisius, bola tangan, juga ditangani Pak Rudjito sendiri. Invitasi bola tangan hanya diadakan antar kelas karena di luar tak ada lawan bertanding. Sedang dalam cabang olahraga mendaki gunung, Kanisius mempunyai klub sendiri yang dinamai Kanistus Mountaineering (Kanimoun). Dari klub inilah Paido belajar mendaki untuk menaklukkan puncak Cartenz.

Feb 4, 20131 note
#canisius college #kanisius #jakarta

December 2012

1 post

Play
Dec 18, 20122 notes
#ecology #conservative #nature #life science

November 2012

3 posts

“‎The greatness of a nation and its moral progress can be judged by the way its animals are treated.” —Mahatma Gandhi
Nov 14, 20121 note
#mahatma #gandhi #animal #welfare #quotes
Play
Nov 11, 20121 note
#our lips are sealed #the go go's #nouvelle vague
Listen Sapardi Djoko Damono

ajengpuspitish:

Sama seperti yang ia katakan, bahwa aku ingin mencintaimu dengan sederhana. 

Nov 3, 20124 notes

August 2012

1 post

Di Atas Kapal Kertas Banda Neira

diendac:

nindysm:

rarasekar:

Banda Neira adalah proyek iseng Rara Sekar & Ananda Badudu. Dulu ketika tinggal di Jakarta Rara Sekar adalah aktivis Hak Azasi Manusia di LSM Kontras. Kini ia hijrah ke Bali dan jadi pegiat sosial di organisasi non profit Kopernik. Kerjaanya, membagikan teknologi tepat guna untuk memberdayakan masyarakat di berbagai tempat. Sementara Ananda Badudu, dulu, kini, dan nanti adalah wartawan harian di Tempo. Kerjaanya, setiap hari keliling Jakarta mencari berita.

Siapapun tahu hidup di Jakarta akan terasa penat jika tak diselingi kegiatan-kegiatan menghibur diri. Oleh karena itu keduanya sepakat membentuk band. Formatnya sederhana saja, dua orang dan satu gitar. Kadang ada xylophone mainan nyempil. Atau impersonisasi terompet berhubung tak punya alat sesungguhnya. Meski formatnya dua orang, mereka menolak disebut duo, inginnya disebut band. Tak tahu pasti apa maksudnya.

Sejak terbentuk pada akhir Februari lalu, Banda Neira baru dua kali manggung dan sekali mengecap studio, yakni pada saat rekaman saja. Tapi latihan lumayan sering. Karena format sederhana, latihan pun bisa di mana saja. Bisa di atap kos-kosan, di ruang fitnes kedap suara, di warung sepi pengunjung, hingga rerumputan taman kota.

Tak disangka proyek iseng berlanjut terus. Pada suatu hari, sebelum Rara Sekar hijrah ke Bali, keduanya nekat menyewa studio Aru untuk merekam empat lagu yang mereka punya. Jadilah album EP (Extended Play) yang di kemudian hari dinamakan “Di Paruh Waktu”. Karena lirik lagu Banda Neira kebanyakan nelangsa, maka disebutlah genrenya nelangsa pop.

Kini Rara Sekar tinggal di Ubud, Bali, dan Ananda Badudu masih di Mampang Prapatan, Jakarta. Tapi katanya Banda Neira tidak vakum alias tetap jalan. Nanti mungkin ada lagu-lagu lain, yang kalau sudah PD akan ditaruh juga di soundcloud. Hehehe. Sekian ceritanya dan terimakasih telah berkunjung ke soundcloud kami.

Salam, Banda Neira 
8 Agustus 2012

*NP: Banda Neira adalah nama pulau yang berada di Maluku, bagian Timur Indonesia. Pada masa perjuangan kemerdekaan, beberapa pejuang dan bapak penemu bangsa sempat dibuang oleh Belanda ke sana. Di antaranya Sjahrir dan Hatta. Banyak cerita menarik yang ditulis Sjahrir tentang Banda Neira. Dari catatan hariannya orang bisa tahu ia tak merasa seperti orang buangan ketika diasingkan ke sana. Barangkali karena pulaunya luar biasa indah dan masyarakatnya menarik. Sementara Hatta sibuk baca buku, Sjahrir asik bermain dan mengajar anak-anak setempat. ”Di sini benar-benar sebuah firdaus”, tulisnya di awal Juni 1936. Dari pulau dan cerita inilah kira-kira nama band ini diambil.

Unduh di: http://soundcloud.com/bandaneira

Contact: di.banda.neira@gmail.com

percaya sama aku, ini harus di-download.

lovely!

Aug 11, 201245 notes

July 2012

1 post

Listen

vauxdeville:

Nostalgia Hotel Des Indes

Spoken : Ini ada seboeah lagoe romantis.Kisah dari seorang priboemi.Dia itoe student jang verliefd

dengan satoe perempoean jang siapa dengan berkebetoelan dia djoempa di Hotel Des Indes.

Namoen sajang itoe pemoeda koetjiwa kerna dia poenja maoe terloepoet.

Semoga ini lagoe dapet menghiboer atie sekalian pendengar…………

Tempo sore berbintang diatas kota

Koe pigi ke Hotel Des Indes

Didalemnja ada soeatoe pesta ria

Sajang koe dateng sendirian.

Sasloki whiskey koe tegoek nie’mat

Di saloonnja Hotel Des Indes

Satoe perempoean aksie dandananja

Tersenjoem padakoe maloe maloe

Koeterpesona tiada berkata

Memandang seanteronja

Kepingin tanja siapa namanja ?

Adoeh koe telat.Ia poen liwat

Di itoe pesta,nona asjiek berdansa

Dengan ia poenja boyfriend

Achirja dapat koe tahoe siapa dia

Roepanja poetri resident

Spoken : Koe tahoe ia poen verliefd padakoe

Kerna ngelirik teroes dengan tersenjum

Hanja sampai disitoe

Kerna situatie memang begitoe

Akoe tak moengkin mendapatkannja

Nu ben ik minder,ik ben en inlander

Kapankah Ost indie djadi merdeka

Harapan orang priboemi

Lopeoetlah sudah si nona idaman

Poelang lah akoe sendirian*

*Trio Bebek, GSP, 

Jul 30, 20127 notes

June 2012

1 post

Play
Jun 25, 2012

May 2012

7 posts

Seventeen Youth Lagoon

thehangingsun:

“don’t stop imagining, the day that you do is the day that you die”

May 20, 201214 notes
#youth lagoon #seventeen
Play
May 15, 2012
#flight facilities #with you #grovesnor #future classic
“Masih terlalu banyak mahasiswa yang bermental sok kuasa. Merintih kalau ditekan, tetapi menindas kalau berkuasa. Mementingkan golongan, ormas, teman seideologi dan lain-lain. Setiap tahun datang adik-adik saya dari sekolah menengah. Mereka akan jadi korban-korban baru untuk ditipu oleh tokoh-tokoh mahasiswa semacam tadi.” —Soe Hok Gie (via merdeka1)
May 13, 20123 notes
“Hidup pemuda Indonesia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari hidup bangsanya yang menderita dan berharap. Itulah nalurinya yang memanggil manggil, dialah jiwanya yang bernyala nyala mendobrak pintu hari depannya.” —Moh. Hatta, 1927
May 12, 2012
#Indonesia #Hatta #youth #young #idealism
Play
May 11, 20121 note
#iceland #switzerland #panoramic #tranquilizer #lanscapes #nature
Play
May 6, 20122 notes
#BOY #Catalunya #barcelona #summer #beach #listentoboy
“Dari double heliks DNA hingga hutan hujan tropis aku suka tapi pada akhirnya aku harus menunjukkan preferensi terhadap satu topik” —(via trianisaseptiyani)
May 6, 20122 notes

April 2012

4 posts

Apr 25, 20126 notes
#FROG #CONSERVATION #AMPHIBIANS #WETLANDS #BIOINDICATORS
Apr 22, 2012
#ecology #papandayan #indonesia #garut #wild #volcano
Apr 21, 2012
#wildlife #primates #ragunan #schmutzer
Play
Apr 2, 20122 notes
#KoC #Paris #indie #acoustic #live #party #apartment #soiree de poche

February 2012

2 posts

Reunion

Terminal Batubulan, Bali, 13 Juli 2011.

Strangers di pelabuhan ferry se-almamater yang baru saja menjadi sahabat.

Bimo - DKV’07 //Ramadhan a.k.a “Boker” - Kriya’07 // Vicky - MS’08

San Diego Hills, 10 Februari 2012.

Feb 10, 2012
Requisecat in Pace, Fan...

Fan, gw nggak menyangka foto di Pulau Komodo liburan lalu ini menjadi foto bareng kita yang terakhir.

Dari jaman SMA ketika beberapa kali kita dateng pameran-pameran foto sewaktu kita masih hijau soal kamera, ketemu nggak sengaja di bus kota dan lo tidur mangap dengan sangat besarnya, ditangkep polisi di Kebun Raya Bogor, menikmati senja di Pantai Kalicaa, menjelajah kuliner kota Bandung, ngobrol sama Koen turis dari Belgia dibawah terang bulan ditengah selat Komodo setelah sebelumnya main kartu boong bareng Ellen dan kru kapal, bersama Made mengagumi Pink Beach-nya pulau Komodo, dari Denpasar naik sepeda motor ke pasar Sukowati, makan ribs babi di Ubud dimana cuma kita yang tampangnya dekil di resto itu, dan sampai Danau Batur dan cuma kedinginan di sana. Ini cuma segelintir memori yang mengalir baru saja.

Dari sini gw sadar, kita belum pernah ngobrol ataupun ketemu lagi sejak nganterin lo pulang duluan ke Jakarta dari Ngurah Rai, Juni tahun lalu.

Gw secara pribadi banyak belajar dari lo Fan, misalnya bagaimana menjadi seorang teman hingga bagaimana survive selama hampir sebulan keliling Jawa hingga Komodo dengan uang kurang dari 2 juta, sedangkan gw sama Made udah habis 2 juta lebih cuma 2 minggu. Semacam bakat bertualang, ngeteng, dan nebeng ada di diri lo Fan, ahaha.

Hok Gie pernah mengutip katanya,

Nasib terbaik adalah tidak dilahirkan. Yang kedua, dilahirkan tapi mati muda. Dan yang tersial, adalah mati tua. Berbahagialah mereka yang mati muda karena tidak mendapat kesialan dan penyesalan di hari tua,”

dan gw yakin ternyata selain lebih jago bertualang, ternyata lo lebih berbahagia dibanding kami disini. Lanjutkan petualanganmu disana Fan, disini teman-temanmu hanya bisa mengantarmu dengan devosi kepada Bunda Maria dan doa bersama lainnya, berharap yang terbaik.

Gw putarkan In Paradisum, spesial buat lo malam ini.

Dominus vobiscum, Fanka.

Feb 8, 20121 note

January 2012

6 posts

Jan 17, 2012
Jan 17, 201211 notes
#Dies D'Acollida #Barcelona #JMJ Madrid #WYD #Spain #Indonesia #La Sagrera #BCN
Dies D'Acollida Barcelona 2011

It was the pre-event of “Jornada Mundial de la Juventud Madrid 2011”, festival of faith.

Where I met young people from all over the world. Even we’re speak in different languages, we’re all have the same vocation.

The next posts are about Dies D’Acollida in my personal point of view (also the vibe of Barcelona). I will not tell you the details what was happened there, let the photographs talk. Hope you can feel the true happiness, tasting heaven on earth experience.

image

Viviu sempre alegres en el Senyor!

Jan 17, 20128 notes
#Dies D'Acollida #Barcelona #JMJ Madrid #WYD #Indonesia #Days in Diocese #BCN
Play
Jan 11, 20124 notes
#bengawan solo #solo #java #indonesia #gesang #lisa ono #keroncong #heritage
Jan 10, 2012144 notes
Play
Jan 7, 20126 notes

December 2011

16 posts

Play
Dec 18, 2011
Dec 18, 2011226 notes
Play
Dec 18, 20117 notes
Dec 18, 201116 notes
#business #sustainable #book
Dec 18, 20116 notes
“Everything happens for a reason.” —Frank Salazak’s Father
Dec 18, 2011
#quote
Dec 15, 20115 notes
#hiking #common experience #mountain #quote #friends
Dec 15, 201111 notes
#Baluran #common species #birdwatching #ecology #monsoon #Sterptopelia #Dove
Dec 14, 20115 notes
#Alcyon #Baluran #Bama #Birdwatching #Cekakak #Greek #Halcyon chloris #Kingfisher #Ecology #common species
Play
Dec 14, 201127 notes
“If people only spoke when they had something to say, the human race would soon lose the power of speech.” —Kitty Fane, The Painted Veil
Dec 10, 201130 notes
#kitty fane #the painted veil #communication #talk #share
Play
Dec 4, 20116 notes
#Float #new single #indonesia #alternative
Dec 4, 201118 notes
#cover up #ego #lie #conceptual
Dec 4, 20112 notes
#3 hari untuk selamanya #life #quotes #three days to forever #travel #youth #post-adolescent
“Dunia ini adalah dunia yang aneh.
Dunia yang hijau tapi lucu.
Dunia yang kotor tapi indah.
Mungkin karena itulah saya telah jatuh cinta dengan kehidupan.
Dan saya akan mengisinya, membuat mimpi-mimpi yang indah dan membius diri saya dalam segala-galanya.
Semua dengan kesadaran.
Setelah itu hati rasanya menjadi lega.”
—Soe Hok Gie (via yukonaosecond)
Dec 1, 20116 notes
Next page →
2012 2013
  • January
  • February 5
  • March 2
  • April
  • May 1
  • June 1
  • July
  • August
  • September
  • October
  • November
  • December
2011 2012 2013
  • January 6
  • February 2
  • March
  • April 4
  • May 7
  • June 1
  • July 1
  • August 1
  • September
  • October
  • November 3
  • December 1
2010 2011 2012
  • January 6
  • February 5
  • March 10
  • April 2
  • May 1
  • June 7
  • July 3
  • August 3
  • September 32
  • October 10
  • November 7
  • December 16
2010 2011
  • January
  • February
  • March
  • April
  • May
  • June 38
  • July 32
  • August 16
  • September 14
  • October 9
  • November 9
  • December 10